1 jam terdiri dari 60 menit

1 jam terdiri dari 60 menit

60 menit terdiri dari 3600 detik

Sudahkah anda mempergunakan waktu

Secara efektif dan efisen??

Kalau belum, LAKUKAN!!!!!

(khairunnisak)

 

Kita semua tahu, jatah waktu yang diberikan kepada kita adalah 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Tapi mengapa dengan jumlah waktu yang sama seseorang bisa mendapatkan sesuatu yang lebih banyak daripada kita, dalam hal ini adalah Nilai ataupun Indeks Prestasi. Kemampuan inilah yang kemudian disebut sebagai manajemen waktu. Waktu itu ibarat uang bagi sebagian orang yang berbisnis, tapi sebagai mahasiswa waktu itu ibarat ilmu. Sebagai contoh dalam 1 menit kita bisa membaca 1 kalimat dalam sebuah buku. Coba kamu bayangkan berapa kalimat yang dapat kamu baca dalam waktu 1 jam. Bisa kamu bayangkan seberapa banyak ilmu atau pengetahuan yang kamu dapatkan dalam waktu 1 jam tersebut. Lalu sudah seberapa maksimalkah kita memanfaatkan waktu selama hidup kita ini? Kebanyakan dari kita hanya menghabiskan waktu dengan sia-sia dan akhirnya menyesal. Ingatlah sobat, penyesalan itu selalu datang terlambat.

Sebenarnya jika kita ingin mengatur kehidupan kita, merubahnya menjadi menyenangkan itu mudah saja, yang kita butuhkan adalah mengatur waktu kita sebaik-baiknya. Pengaturan waktu yang efektif merupakan hal yang mendasar untuk beberapa aspek kehidupan, beberapa orang hidup di dunia ini lebih terorganisasi atau sistematis dari yang lain, sementara beberapa lainnya tidak suka hidup terlalu terstruktur, tapi suka dengan hidup yang semuanya tanpa perencanaan. Tetapi paling penting adalah kamu harus memiliki keterampilan manajemen waktu yang baik, jika kamu ingin menggunakan waktumu secara efektif dan efisien.

Eetzzz sebelumnya udah tahu belum efektif dan efisien itu apa?? Hayoooo… pada belum tahu kan?? Aayooo sini aku jelasin ya,,,, Efektif itu artinya tepat sasaran, yang berarti kita harus buat manajemen waktu yang pas dan harus disesuaikan dengan jadwal kita beroganisasi agar tujuan atau pencapaian yang kita harapkan sesuai dengan apa yang kita rencanakan dan Efisien itu adalah hemat sumber daya yang artinya kita tidak perlu mengeluarkan biaya sebanyak mungkin untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, tapi kita bisa memanfaatkan biaya yang sedikit untuk hasil yang maksimal, SO kalau kamu  ingin menjadi orang yang MAJU harus punya prinsif ya guys. Kalau ditanya tentang apa sih pentingnya memanajemen waktu, berikut penjelasannya.

Kebanyakan orang SUKSES di dunia ini mampu memanfaatkan waktu dengan maksimal. Merencanakan apa yang akan ia kerjakan hari esok dan kedepannya. Setiap manusia memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam setiap aspek, kaya atau miskin, mereka semuanya memiliki kouta yang sama yaitu 24 jam dalam sehari semalam. Kemampuan manajemen waktu harus diterapkan sejak dini, agar hidup kita lebih berarti. Perbedaannya orang SUKSES dengan orang GAGAL adalah memanajemen waktu yang baik.  Manajemen waktu itu berawal dari niat kita, mau kemana kaki kamu melangkah, apa tujuan yang ingin kamu capai. Perlu kamu ketahui,  gak susah kok membuat manajemen waktu, kamu cukup bermodalkan kertas selembar dan pena, tulis manajemen waktu kamu setiap hari, apa yang kamu ingin lakukan esok harinya, setelah kamu tulis kamu bisa menempelkannya didinding kamar, dipintu kamar, atau dibawa setiap kamu ingin beraktifitas. Orang yang CERMAT dalam mengatur WAKTU adalah orang yang ingin BERHASIL. Ingat guys waktu tidak bisa kembali, kalau hari ini kamu masih menyia-nyiakan waktu dalam hidupmu, tenang saja masih ada waktu untuk merubahnya, asalkan kamu NIAT dan sungguh-sungguh aku yakin kamu pasti BISA dan KITA semua harus Yakin keberhasilan seseorang bukan hanya mendapatkan Indeks Prestasi (IP) atau Nilai tertinggi tapi bagaimana kita mengatur Waktu untuk 1 tujuan yaitu KESUKSESAN dunia dan akhirat.

WHO AM I ???

“Man ‘aropa nafsahu faqod ‘arofa robbahu” yang artinya barangsiapa mengerti dirinya sendiri maka dia akan mengerti Tuhannya. Sudahkah kita semua mengenal seberapa jauh kita mengenal diri kita sendiri dan berusaha memperbaiki diri ke arah yang lebih baik secara konsisten, karena memperbaiki diri bukan lah tugas yang instan yang dapat kita lalukan, melainkan memperlukan proses yang cukup lama. Semuanya itu kembali kepada individu masing-masing, apakah mau merubah kepribadian secara cepat atau lambat. Dengan mengenali diri, “WHO AM I” maka kita bisa mengenal potensi atau pun bakat yang kita miliki untuk dikembangkan menjadi modal awal dalam berprestasi, baik dalam bidang akademik ataupun non akademik secara maksimal dan konsisten dalam menjalankannya.

Asumsi ini membawa Joseph Luft dan Harry Ingham menciptakan suatu teori atau model sebagai salah satu cara untuk melihat dinamika Self-Awareness yang berkaitan dengan perilaku, perasaan, dan motif manusia. Model yang diciptakan tahun 1995 ini bernama Johari Window atau Jendela Johari. Jendela johari terdiri dari sebuah persegi yang terbagi menjadi empat kuadran, yaitu : Open, Blind, Hidden, dan Unknow. Pengertian dari Open itu sendiri pada teori Johari Window adalah merujuk kepada perilaku, perasaan, dan motivasi yang diketahui oleh diri kita sendiri dan oranglain. Sedangan Blind adalah merujuk kepada perilaku, perasaan, dan motivasi yang diketahui oleh orang lain, tetapi tidak diketahui oleh diri kita sendiri. Sementara Hidden adalah merujuk kepada perilaku, perasaan, dan motivasi yang diketahui oleh diri kita sendiri, tetapi tidak diketahui oleh orang lain. Dan yang terakhir Unknow yaitu merujuk kepada perilaku, perasaan, dan motivasi yang tidak diketahui, baik oleh diri kita sendiri maupun orang lain. Yupzzz jelaskan bedanya antara ke empat penjelasan tersebut. Dengan adanya teori tersebut kalian bisa mengetahui dimana posisi kalian.

Oya… ini ada cerita yang menarik loh dari aku, dijamin nyata kebenarannya. Hari itu materi kuliahnya Mengenal Diri dan menerapkan teori Johari Window. Dan hari itu juga pelajarannya gambar-gambar lagi yaa…, walaupun aku tidak bisa gambar. Pelajaran yang intinya ”INILAH AKU”. Metode diskusi yang selalu diterapkan oleh Buk Nisa mempunyai sisi positif yang luar biasa, dari lebih banyak mengenal orang lain, bercerita pengalaman, dan diselingi dengan cerita teman aku Bombom yang dia bisa berubah dari kebiasaan tidak baik selama SMA walaupun tidak bisa berubah sepenuhnya. Kemudian dari hasil apa yang kita tulis dan gambar dikumpulkan dan yang paling bersemangat saat teman aku dari papua membacakannya yaitu Iwan namanya. Saat Iwan membacakan apa yang dia tulis, WAW luar biasa motivasi dan semangatnya itu lohh mengingatkan aku dalam satu impian dan harapan orang tua. Seperti kalau kita di Medan ada sebuah lirik lagu “BIAR KAMBING DIKAMPUNG SENDIRI,TAPI BANTENG DIPERANTAUAN” yang artinya kita harus menonjol dan mempunyai semangat tinggi untuk belajar dikampung orang. Dan membawa ilmu yang sudah kita dapatkan ke tanah kelahiran kita masing-masing. HALLO iwan sama kita, kita sama-sama anak perantauan sob.

Begitu beragamnya teman-teman aku di kelas Bridging Program, dari logat berbicaranya saja terasa aneh didengar oleh telinga, ini ada teman aku juga namanya Ayu yang berasal dari Lombok, bacanya seperti kereta api yang cepat banget. Setiap orang mempunyai motivasi yang luar biasa untuk menuju ke masa depan. Ternyata bukan hanya aku yang mempunyai tujuan, tapi teman-teman ku juga demikian. Malahan sudah ada yang merencanakan nama anaknya siapa yaitu teman aku Reno, maklum saja dia paling tua diantara kami. Ada nih kata motivasi dari aku “ Menjadi Diri Sendiri itu Lebih Baik, Tidak Malu Menceritakan Kelebihan dan Kekurangan Kita”. Yupzzz kata-kata tersebut sangat tepat sekali. Di akhir pertemuan ada cerita lucu dari teman aku yang badannya paling gendut yaitu Bombom, masakan bisa-bisanya kursi yang diduduki patah, wah udah gawat bener tuh hahahahahaha….

Disebuah kertas yang kita tulis kita bisa menilai apa yang kita miliki, terbuka atau tidaknya kita. Tapi harus diingat kelebihan dan kekurangan kita bisa kita nilai sendiri dan bisa berasal dari orang lain. Kata Buk Nisa “ kenali dirimu, bahwasanya inilah kamu, masalah apapun yang kamu hadapi ceritakan kepada orang lain, terbuka itu lebih bisa mengenali diri kita siapa sebenarnya”. Harapan aku, mungkin harapan kalian semua, kita harus bisa mengenali diri kita siapa sebenarnya, jangan malu atau takut untuk bercerita tentang masalah yang kalian hadapi dengan orang yang kalian percaya. Ingatlah kawan tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya apabila kamu ingin berbagi dengan orang lain. Dan Allah Swt tidak akan memberikan cobaan diluar batas umat-Nya.

Peran Orang Tua dalam membersamai tumbuh kembang anak

 

A.    Definisi Orang Tua

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebutkan bahwa orang tua artinya ayah dan ibu.11 Menurut Miami dalam Zaldy Munir  “orang tua adalah pria dan wanita yang terikat dalam perkawinan dan siap sedia untuk memikul tanggung jawab sebagai ayah dan ibu dari anak-anak yang dilahirkannya”.12 Hery Noer Ali  “orang tua adalah orang dewasa pertama yang memikul tanggung jawab pendidikan, sebab alami anak pada masa awalnya berada ditengah-tengah orang tuanya, serta dari merekalah anak pertama kali mendapat dan mengenal pendidikan.

Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa orang tua merupakan orang yang mempunyai tanggung jawab dalam memberikan bimbingan kepada anakanaknya, dalam membentuk kepribadian anak dengan penuh tanggung jawab dalam suasana kasih sayang[1].

B.     Peran Orang Tua

Menjadi orang tua hebat perlu persiapan dan perencanaan yang matang sebelum dan sesudah kehadiran buah hati dalam kehidupan rumah tangga. Ada empat hal yang perlu diperhatikan yaitu:

  1. Bersiap-siap menjadi orang tua,
  2. Memahami peran orang tua,
  3. Memahami konsep diri orang tua, dan
  4. Melibatkan peran ayah[2].

C.    Pola Asuh  Orang Tua

Pengasuhan orang tua atau yang lebih dikenal dengan pola asuh orang tua merupakan sikap orang tua dalam berinteraksi, membimbing, membina, dan mendidik anak-anaknya dalam kehidupan sehari-hari dengan harapan menjadikan anak sukses menjalani kehidupan ini. Hal senada dikemukakan oleh Euis bahwa pola asuh merupakan serangkaian interaksi yang intensif, orangtua mengarahkan anak untuk memiliki kecakapan hidup. 20 Menurut Casmini pola asuh merupakan bagaimana orang tua memperlakukan anak, mendidik, membimbing dan mendisiplinkan serta melindungi anak dalam mencapai proses kedewasaan, hingga kepada upaya pembentukan norma-norma yang diharapkan oleh masyarakat secara umum

Ingin menjadi mahasiswa seperti apa

Mahasiswa adalah sekelompok pelajar pada suatu perguruan tinggi yang memiliki pola pikir terstruktur, pola sikap inisiatif, dan pola bersosialisasi aktif tanggap.Dalam konteks sehari-hari kita sering mengenal istilah kaum intelektual. Intelektual sering diartikan sebagai kaum yang mempunyai pendidikan yang tinggi atau setara dengan tingkat universitas, memiliki wawasan luas mengenai Indonesia maupun dunia. Banyak orang yang menyalahkan kepandaian yang dimilikinya untuk sesuatu tindakan yang tidak baik, seperti korupsi. Mereka memiliki intelektual tapi tidak didasari oleh iman dan taqwanya terhadap Tuhan yang maha Esa. Kita seharusnya sebagai manusia adalah tolak ukur bagi suatu Negara, mengapa? Karena kitalah makhluk yang lebih berperan aktif dalam bidang apapun, dan sangat diperhitungkan oleh banyak kalangan.

Sekarang ini permasalahan yang dihadapi oleh bangsa sekarang adalah permasalahan moral, dimana banyak sekali yang tidak mematuhi aturan yang berlaku disuatu Negara. Coba teman-teman bayangkan berapa banyak Mahasiswa di Indonesia ini?? Tapi hanya segelintir saja yang masih mempunyai moral yang baik. Dalam hal ini apalah arti sebuah pendidikan kalau akhirnya tidak membawa dampak yang baik bagi suatu Negara. Sebagai seorang intelektual, tugas dan prioritas mahasiswa adalah belajar diperguruan tinggi. Tapi bukan hanya sekedar belajar, dipundak mahasiswa lah ada tugas dan tanggung jawab yang harus diemban sebagai intelektual muda. Seperti kata Soe Hok Gie “mahasiswa sebagai intelektual muda harus bisa menciptakan sesuatu yang baru, untuk mengatasi keberlangsungan kehidupan masyarakat,bukan malah sebaliknya”.

Sebagai intelektual progresif sudah sepatutnya mahasiswa berpikir progresif. Progresif berarti berpikir kritis, aktif, partisipasif dalam menyikapi realitas kehidupan dan yang pastinya harus berpikir jauh kedepan kalau ingin maju dalam menatap masa depan. Jadi yang perlu ditanamkan adalah jiwa dan raga mahasiswa adalah sikap progresif bukan apatis (tidak mau peduli). Kepedulian mahasiswa terhadap orang yang membutuhkan, bukan hanya bisa membuat aksi ricuh pada saat demo menuntut kebijakan yang diambil pemerintah tapi bisa bermanfaat bagi semua kalangan.

 

The Goal-Setting Process

  • Assign specific goals: People perform at higher levels when asked to meet a specific high-performance goal than when simply asked to “do their best,” or when no goal at all is assigned.
  • Assign difficult but acceptable goals.
  • Provide feedback concerning goal attainment.

Kegagalan bukan akhir dari segalanya
tetapi kegagalan adalah kemenangan yang tertunda
 terus berjuang selagi masih bisa untuk diperjuangkan
hidup penuh rintangan
seberapa keras kita berjuang
maka kita dapat menghadapi rintangan dalam hidup ini
(khairunnisak)